Pemerintah berencana membangun sejumlah bandara baru di 2020. Pembangunan bandara ini menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam menggenjot infrastruktur. Hal tersebut mencuat saat rapat panja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama perwakilan Kementerian PPN/Bappenas hari ini yang membahas Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Prioritas Anggaran Tahun 2020.

Dan konon kabarnya, selain transportasi udara, yang juga menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan transportasi laut, yang juga menjadi isu strategis pada kebijakan pemerintahan periode sebelumnya. Berkaitan dengan itu, maka rencananya akan dikembangkan pelabuhan dengan standar kedalaman alur pelayaran di 9 lokasi, serta pengembangan pelabuhan hub di 1 lokasi.

Bukan hanya itu, transportasi berbasis rel juga jadi prioritas pemerintah, dimana pada tahun depan akan dibangun 275 km jalur kereta api lintas utama termasuk jalur ganda dan reaktivasi jalur rel lama. Selain itu akan dilakukan peningkatan terhadap rel kereta api lintas utama sepanjang 225 km.

Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah Republik Indonesia tidak main-main dalam aspek konektivitas antar wilayah. Lalu, dimana sajakan Tujuh bandara yang akan dibangun tersebut ?. Belum ada berita resmi terkait lokasi – lokasi resmi bandara tersebut. Namun Deputi Sarana dan Prasarana Bappenas Kennedy Simanjuntak, memberikan sinyal bahwa pembangunan bandara – bandara baru tersebut akan tersebar di wilayah timur Indonesia.

Adalah hal yang wajar, mengingat wilayah timur Indonesia masih relatif tertinggal dari sisi akses konektivitas antar wilayah.

Semoga, segera terealisasikan.

 

Sumber : Diolah berbagai referensi.